Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat 4 Trik Agar Malam Pertama Bagi Pasangan Pengantin Baru Sukses - Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat

BEBASINAJA - JakartaAnda baru saja menikah? Wah, selamat ya! Nah, bagi pasangan pengantin baru, malam pertama di ranjang bisa jadi sesuatu yang bikin deg-degan.
Nah, detikHealth merangkum empat trik agar malam pertama Anda sukses, dari berbagai sumber. Simak ya:
1. Lakukan Saat Tidak Lelah
Setelah seharian menemui tamu di resepsi pernikahan, tentu malamnya badan terasa lelah. Jika memang lelah, sebaiknya tidak usah memaksakan untuk buru-buru melakukan hubungan intim.
Kenapa? Karena kondisi fisik yang tidak prima bisa berpengaruh pada kemampuan ereksi penis seorang pria. Sementara dari sisi istri, kelelahan fisik juga sedikit banyak bisa menghambat mencapai orgasme.
Pengasuh konsultasi seksologi detikHealth, dr Andri Wanananda, MS menuturkan hubungan seks yang ideal adalah saat pasangan tidak letih, bugar, dilakukan atas hasrat dan kehendak bersama, juga dalam suasana tenang dan nyaman.
Simak tiga trik lainnya ya.
2. Yuk Saling Memuji
Si pengantin baru bisa saja mengalami resah dan gelisah menjelang malam pertama. Ini bisa terjadi jika suami maupun istri kurang percaya diri dengan bentuk badannya.
Nah, untuk menghilangkan kecanggungan dan menghapus gelisah, pada saat akan memulai sesi bercinta, ada baiknya saling melontarkan pujian fisik. Katakan pada pasangan bahwa dia sangat menawan. Pujian bisa dilakukan sambil saling mencumbu.
Pakar kesehatan seksual di The Kinsey Institute, Debby Herbenick PhD, menyarankan pasutri baru untuk menarik napas dalam-dalam dan tanamkan dalam diri bahwa Anda benar-benar mempesona, pasangan begitu menginginkan Anda, dan seks bisa semakin menyenangkan ketika Anda dan pasangan bisa menikmatinya.
Selain itu patut diingat jika bercinta memang sebuah proses pembelajaran. “Sehingga, ketika di awal-awal bercinta ada kesalahan yang dilakukan, itu wajar. Dengan begitu, Anda tak terlalu terbebani dan bisa menikmati setiap aktivitas seksual yang dilakukan,” tutur Herbenick.
3. Jangan Cepat-cepat Saat Foreplay
Jangan remehkan foreplay dan jangan pula berpikir bahwa foreplay merupakan suatu tugas tertentu. Jika seperti itu, Anda akan sulit mempertahankan ereksi.
Sementara bagi istri, foreplay akan membantu melubrikasi dinding vagina. Jika rongga vagina sudah merekah, maka penetrasi yang dilakukan tidak akan terasa menyakitkan.
Hal lain yang perlu diketahui, lubrikasi vagina yang belum optimal juga bisa menyebabkan iritasi pada glans penis atau kepala penis akibat gesekan dengan vagina yang belum basah. Akibatnya, penis bisa terasa nyeri saat sanggama.
Untuk itu, cobalah untuk melakukan foreplay yang memang benar-benar dinikmati oleh suami dan istri. Foreplay dapat dilakukan dengan saling meraba anggota tubuh tertentu, baik secara manual ataupun oral.
Percayalah, setiap orang memiliki titik-titik yang menjadi zona sensitifnya. Jika mendapat rangsangan yang tepat, tentu akan membangkitkan gairah di ranjang.
4. Tak Perlu Tabu Menggunakan Tambahan Pelumas
Ketika suami istri bercinta untuk pertama kalinya, masih banyak hal yang perlu dipahami satu sama lain. Namanya juga baru pertama melakukan, kadang masih banyak ‘kesalahan-kesalahan’ yang dilakukan.
Di awal-awal bercinta, bisa saja pelumas alami vagina tidak terproduksi maksimal. Untuk itu, ada baiknya Anda menyiapkan pelumas tambahan. Tidak perlu malu untuk menggunakan pelumas tambahan.
Ya, bagi beberapa orang pelumas tambahan dianggap sebagai sesuatu yang tabu lantaran diidentikkan dengan kekeringan vagina pada wanita lanjut usia saat menopause. Tapi demi kenikmatan bersama, tidak ada salahnya menggunakan pelumas ini.
Saat ini banyak pelumas tambahan yang beredar di pasaran. Tidak hanya sebagai pelicin saja, kini juga ada pelumas yang diklaim bisa membuat hubungan ranjang tahan lama lho.
Umumnya, lubrikan di pasaran yang telah memiliki izin dari pemerintah aman digunakan. Hanya saja pada beberapa orang ada yang alergi pada lubrikan tersebut. Jadi pastikan Anda dan pasangan memang tidak alergi dengan lubrikan yang digunakan.
Selanjutnya istri bisa melakukan latihan kegel untuk membantu optimalisasi lubrikasi vagina, agar tidak selalu tergantung pada pelumas tambahan

4 Trik Agar Malam Pertama Bagi Pasangan Pengantin Baru Sukses


BEBASINAJA - JakartaAnda baru saja menikah? Wah, selamat ya! Nah, bagi pasangan pengantin baru, malam pertama di ranjang bisa jadi sesuatu yang bikin deg-degan.
Nah, detikHealth merangkum empat trik agar malam pertama Anda sukses, dari berbagai sumber. Simak ya:
1. Lakukan Saat Tidak Lelah
Setelah seharian menemui tamu di resepsi pernikahan, tentu malamnya badan terasa lelah. Jika memang lelah, sebaiknya tidak usah memaksakan untuk buru-buru melakukan hubungan intim.
Kenapa? Karena kondisi fisik yang tidak prima bisa berpengaruh pada kemampuan ereksi penis seorang pria. Sementara dari sisi istri, kelelahan fisik juga sedikit banyak bisa menghambat mencapai orgasme.
Pengasuh konsultasi seksologi detikHealth, dr Andri Wanananda, MS menuturkan hubungan seks yang ideal adalah saat pasangan tidak letih, bugar, dilakukan atas hasrat dan kehendak bersama, juga dalam suasana tenang dan nyaman.
Simak tiga trik lainnya ya.
2. Yuk Saling Memuji
Si pengantin baru bisa saja mengalami resah dan gelisah menjelang malam pertama. Ini bisa terjadi jika suami maupun istri kurang percaya diri dengan bentuk badannya.
Nah, untuk menghilangkan kecanggungan dan menghapus gelisah, pada saat akan memulai sesi bercinta, ada baiknya saling melontarkan pujian fisik. Katakan pada pasangan bahwa dia sangat menawan. Pujian bisa dilakukan sambil saling mencumbu.
Pakar kesehatan seksual di The Kinsey Institute, Debby Herbenick PhD, menyarankan pasutri baru untuk menarik napas dalam-dalam dan tanamkan dalam diri bahwa Anda benar-benar mempesona, pasangan begitu menginginkan Anda, dan seks bisa semakin menyenangkan ketika Anda dan pasangan bisa menikmatinya.
Selain itu patut diingat jika bercinta memang sebuah proses pembelajaran. “Sehingga, ketika di awal-awal bercinta ada kesalahan yang dilakukan, itu wajar. Dengan begitu, Anda tak terlalu terbebani dan bisa menikmati setiap aktivitas seksual yang dilakukan,” tutur Herbenick.
3. Jangan Cepat-cepat Saat Foreplay
Jangan remehkan foreplay dan jangan pula berpikir bahwa foreplay merupakan suatu tugas tertentu. Jika seperti itu, Anda akan sulit mempertahankan ereksi.
Sementara bagi istri, foreplay akan membantu melubrikasi dinding vagina. Jika rongga vagina sudah merekah, maka penetrasi yang dilakukan tidak akan terasa menyakitkan.
Hal lain yang perlu diketahui, lubrikasi vagina yang belum optimal juga bisa menyebabkan iritasi pada glans penis atau kepala penis akibat gesekan dengan vagina yang belum basah. Akibatnya, penis bisa terasa nyeri saat sanggama.
Untuk itu, cobalah untuk melakukan foreplay yang memang benar-benar dinikmati oleh suami dan istri. Foreplay dapat dilakukan dengan saling meraba anggota tubuh tertentu, baik secara manual ataupun oral.
Percayalah, setiap orang memiliki titik-titik yang menjadi zona sensitifnya. Jika mendapat rangsangan yang tepat, tentu akan membangkitkan gairah di ranjang.
4. Tak Perlu Tabu Menggunakan Tambahan Pelumas
Ketika suami istri bercinta untuk pertama kalinya, masih banyak hal yang perlu dipahami satu sama lain. Namanya juga baru pertama melakukan, kadang masih banyak ‘kesalahan-kesalahan’ yang dilakukan.
Di awal-awal bercinta, bisa saja pelumas alami vagina tidak terproduksi maksimal. Untuk itu, ada baiknya Anda menyiapkan pelumas tambahan. Tidak perlu malu untuk menggunakan pelumas tambahan.
Ya, bagi beberapa orang pelumas tambahan dianggap sebagai sesuatu yang tabu lantaran diidentikkan dengan kekeringan vagina pada wanita lanjut usia saat menopause. Tapi demi kenikmatan bersama, tidak ada salahnya menggunakan pelumas ini.
Saat ini banyak pelumas tambahan yang beredar di pasaran. Tidak hanya sebagai pelicin saja, kini juga ada pelumas yang diklaim bisa membuat hubungan ranjang tahan lama lho.
Umumnya, lubrikan di pasaran yang telah memiliki izin dari pemerintah aman digunakan. Hanya saja pada beberapa orang ada yang alergi pada lubrikan tersebut. Jadi pastikan Anda dan pasangan memang tidak alergi dengan lubrikan yang digunakan.
Selanjutnya istri bisa melakukan latihan kegel untuk membantu optimalisasi lubrikasi vagina, agar tidak selalu tergantung pada pelumas tambahan