TANTE FOUR D

MAMPUS ! 4 Tersangka pembunuhan Rudy Chandra Alias Atak Resmi Di tangkap !

Bebasianaja.comBerita TerpercayaBerita TerkiniBerita Unik Berita TerbaruBerita onlineBerita IndonesiaKabar onlineBerita OnlineBerita TerkiniBerita AkuratindonesiaAktual Cepat Akurat
Bebasinaja.com  Belakangan ini heboh berita pembunuhan dengan cara yang cukup sadis kepada Rudy Chandra alias Atak yang dilakukan oleh komplotan di Medan ini boleh jadi terencana cukup matang. Mereka mencari calon korban lewat media sosial, lalu mengumpankan perempuan, sebelum merampok dan membunuhnya.
Perampokan dan pembunuhan itu diungkap oleh tim dari Subdit III Jahtanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut bekerja sama dengan Polsek Hamparan Perak.
Hingga saat ini , Mereka meringkus 4 pelaku, seorang di antaranya perempuan, dari sejumlah lokasi Rabu (24/8) dini hari hingga sekitar pukul 04.15 WIB.
Keempat pelaku disangka merampok dan membunuh Rudi Chandra Pemajayanto alias Atak (33), warga Jalan Brigjen Katamso, Medan. Laki-laki itu ditemukan membusuk dengan leher terjerat kabel di aliran sungai Aran Dalu, Dusun V Karang Bangun, Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Kamis (18/8).
Tersangka yang diringkus yaitu Edo Miswanto (26), warga Jalan Mangaan, Medan; Ari Syaputra (21), warga Jalan Manggaan 2, Mabar; MR (16), warga Jalan Platina 1, dan Nurul Hasanah (19), warga Jalan PT IRA, Hamparan Perak.
“Satu orang tersangka lainnya, yaitu R alias Kerdil, masih kita buru,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Nur Fallah, kepada fokusmedan.com, Rabu siang.
Para tersangka ditangkap bersama sejumlah barang bukti hasil kejahatan berupa 2 bentuk cincin emas, 1 gelang emas, 1 kalung emas, 4 unit handphone, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan pembunuhan yaitu sepasang sepatu, 2 celana, dan 2 baju. Dua unit sepeda motor, yaitu Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BK 4337 UA dan Honda Vario Techno BK 2278 ACM, yang dipakai saat beraksi juga turut disita.
Petugas juga mengamankan bekas lakban dan kabel merah bening.
“Lakban ini yang digunakan untuk mengikat korban dan kabel untuk menjerat leher korban,” kata Nur Fallah sambil menunjukkan lakban bekas
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

Tidak ada komentar: