BEBASINAJA
- Seusai mengumumkan perihal desain baru uang Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bank Indonesia (BI) mengumumkan pencabutan dan penarikan beberapa pecahan uang Rupiah.

Dilansir Kompas.com (22/9), Bank Indonesia menyebutkan jika pencabutan dan penarikan beberapa uang rupiah, di tuangkan melalui peraturan bank indonesia Nomor 8/27/PBI/2006. Adapun pecahan rupiah yang di tarik, yaitu uang kertas 500(tahun emisi 1992), 1.000 (tahun emisi 1992), 500 (tahun emisi 1992) 100 (tahun emisi 1992), dan uang logam 100 (tahun emisi 1991). kemudian pecahan 50 (tahun emisi 1991) dan 5 (tahun emisi 1979)

BI menjelaskan bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, penukaran masih dapat di lakukan di bank indonesia hingga 29 november 2016. penukaran uang kertas dan uang logam yang di tarik dan dicabut peredarannya tersebut dapat di lakukan di seluruh kantor perwakilan (KPW) BI di indonesia



Kepalah Kantor perwakilan Bank Indonesia Tegal Joni Marsius mengatakan, sejak 30 November 2016 uang tersebut sudah tidak lagi bisa ditukarkan. sebelumnya, BI telah mencabut dan menarik empat jenis uang kertas dan tiga jenis uang logam sejak 30 November 2006 dan memberikan tenggan waktu 10 tahun

Joni menegaskan bahwa uang tersebut sudah tidak berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sejak 30 november 2006 . Lima tahun pertama hingga 29 november 2011 , penukara bolah ke BI dan bank lain . Namun lima tahun kedua sejak 2011-29 Nobember 2016, penukaran hanya ke BI maka sejak 30 November uang sudah tidak lagi bisa ditukarkan. jadi, bagi masyarakat uang memiliki uang tersebut bisa ditukarkan ke BI paling lambat 29 november 2016.
https://twitter.com/bank_indonesia/status/775509494751109120/photo/1?ref_src=twsrc%5Etfw
Jenis-jenis uang yang bisa kami tukarkan



Tau Nggak kalau "Uang-uang Rupiah ini" Bentar lagi udah nggak Laku Lho!! Kalau kamu masih punya, Buruan tukerin!!


BEBASINAJA
- Seusai mengumumkan perihal desain baru uang Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bank Indonesia (BI) mengumumkan pencabutan dan penarikan beberapa pecahan uang Rupiah.

Dilansir Kompas.com (22/9), Bank Indonesia menyebutkan jika pencabutan dan penarikan beberapa uang rupiah, di tuangkan melalui peraturan bank indonesia Nomor 8/27/PBI/2006. Adapun pecahan rupiah yang di tarik, yaitu uang kertas 500(tahun emisi 1992), 1.000 (tahun emisi 1992), 500 (tahun emisi 1992) 100 (tahun emisi 1992), dan uang logam 100 (tahun emisi 1991). kemudian pecahan 50 (tahun emisi 1991) dan 5 (tahun emisi 1979)

BI menjelaskan bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, penukaran masih dapat di lakukan di bank indonesia hingga 29 november 2016. penukaran uang kertas dan uang logam yang di tarik dan dicabut peredarannya tersebut dapat di lakukan di seluruh kantor perwakilan (KPW) BI di indonesia



Kepalah Kantor perwakilan Bank Indonesia Tegal Joni Marsius mengatakan, sejak 30 November 2016 uang tersebut sudah tidak lagi bisa ditukarkan. sebelumnya, BI telah mencabut dan menarik empat jenis uang kertas dan tiga jenis uang logam sejak 30 November 2006 dan memberikan tenggan waktu 10 tahun

Joni menegaskan bahwa uang tersebut sudah tidak berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sejak 30 november 2006 . Lima tahun pertama hingga 29 november 2011 , penukara bolah ke BI dan bank lain . Namun lima tahun kedua sejak 2011-29 Nobember 2016, penukaran hanya ke BI maka sejak 30 November uang sudah tidak lagi bisa ditukarkan. jadi, bagi masyarakat uang memiliki uang tersebut bisa ditukarkan ke BI paling lambat 29 november 2016.
https://twitter.com/bank_indonesia/status/775509494751109120/photo/1?ref_src=twsrc%5Etfw
Jenis-jenis uang yang bisa kami tukarkan