bebasinaja.com  Masih ingat dengan kasus pembunuhan bidan cantik Harmawati? Si pelaku, Bripda M, mengaku terbakar api cemburu hingga tega menghabisi nyawa lulusan Akbid Syech Yusuf itu..

Pengakuan M terungkap lewat pemeriksaan yang dilakukan penyidik Reskrim Polres Bone terhadap oknum polisi itu.


Harmawati ditemukan tewas membusuk di Desa Desa Lappabosse Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Senin (15/8/2016) lalu. Belakangan diketahui, Harmawati dihabisi M yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.
Pelaku mengaku cemburu," ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko, Rabu (14/9/2016).
Sebelum menghabisi nyawa Harmawati, Bripda M sempat bertengkar dengan korban. "Mereka bersama-sama di kost Jalan Landak, Makassar. Bertengkar karena ponsel milik Harmawati selalu berdering," lanjut Hardjoko.

Selain itu, lanjut Hardjoko, hasil olah TKP di kos juga telah dicocokkan keterangan pemilik kost dengan keterangan Bripda M. "Kita juga sudah jemput hasil autopsinya. Hasilnya, si Harmawati tidak hamil," lanjutnya.

Perwira tiga balok ini juga menjelaskan, rekonstruksi akan dilakukan pekan depan. Tapi dengan pertimbangan beberapa persiapan harus matang. Seperti konsolidasi Kejaksaan.

\Selain itu, ibu kandung Harmawati yang masih shock sampai saat ini. "Kita harus siapkan segalanya. Karena khawatir ibu kandung Bripda M yang histeris," paparnya.




Terungkap, Ini Motif Bripda M Bunuh Harmawati

bebasinaja.com  Masih ingat dengan kasus pembunuhan bidan cantik Harmawati? Si pelaku, Bripda M, mengaku terbakar api cemburu hingga tega menghabisi nyawa lulusan Akbid Syech Yusuf itu..

Pengakuan M terungkap lewat pemeriksaan yang dilakukan penyidik Reskrim Polres Bone terhadap oknum polisi itu.


Harmawati ditemukan tewas membusuk di Desa Desa Lappabosse Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Senin (15/8/2016) lalu. Belakangan diketahui, Harmawati dihabisi M yang tak lain adalah kekasihnya sendiri.
Pelaku mengaku cemburu," ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko, Rabu (14/9/2016).
Sebelum menghabisi nyawa Harmawati, Bripda M sempat bertengkar dengan korban. "Mereka bersama-sama di kost Jalan Landak, Makassar. Bertengkar karena ponsel milik Harmawati selalu berdering," lanjut Hardjoko.

Selain itu, lanjut Hardjoko, hasil olah TKP di kos juga telah dicocokkan keterangan pemilik kost dengan keterangan Bripda M. "Kita juga sudah jemput hasil autopsinya. Hasilnya, si Harmawati tidak hamil," lanjutnya.

Perwira tiga balok ini juga menjelaskan, rekonstruksi akan dilakukan pekan depan. Tapi dengan pertimbangan beberapa persiapan harus matang. Seperti konsolidasi Kejaksaan.

\Selain itu, ibu kandung Harmawati yang masih shock sampai saat ini. "Kita harus siapkan segalanya. Karena khawatir ibu kandung Bripda M yang histeris," paparnya.




No comments: