TANTE FOUR D

MT. Zamidah Ditangkap Koarmabar TNI AL, Kedapatan 400 Ton Muatan Minyak

Bebasianaja.comBerita TerpercayaBerita TerkiniBerita Unik Berita TerbaruBerita onlineBerita IndonesiaKabar onlineBerita OnlineBerita TerkiniBerita AkuratindonesiaAktual Cepat Akurat

Bebasinaja.com
Judi poker Sebuah kapal Motor Tanker Zamidah ditangkap di Tanjung Berikat, Selat Gelasa, Kepulauan Belitung, Minggu (16/10). Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) TNI Angkatan Laut menangkap kapal motor tanker Zamidah karena mengangkut muatan minyak sebanyak 400 ton.

Aan Kurnia, sebagai Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI Angkatan Laut Koarmabar mengatakan kapal motor tanker Zamidah yang berbendera Singapura dengan anak buah kapal asal Indonesia ditangkap di perairan Indonesia dalam perjalanan menuju ke Malaysia. Kapal ini mengangkut 400 ton muatan minyak namun tidak memiliki dokumen lengkap.
Data MT Zamidah, berbendera Equatorial Guinea dengan IMO number 7620835, Call Sign: 9CAQ, Gross Tonnage: 1257, Deadweight: 2120 t, tahun pembuatan 1976.

“Kapal Motor Zamidah ditangkap di perairan dekat Sumatera. Modusnya membawa bahan bakar 400 ton muatan minyak. Kapal berbendera Singapura, tapi seluruh krunya Indonesia,” kata Aan di Markas Koarmabar, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Penangkapan Zamidah setelah dilakukan pemeriksaan oleh Koarmabar, dari hasil pemeriksaan nahkoda tidak memiliki dokumen kapal dan muatan seperti surat persetujuan berlayar, manifes muatan, buku sijil atau register, lis atau daftar kru, buku kesehatan, buku pelaut, surat kecakapan nahkoda dan kepala kamar mesin (KKM), surat perjanjian kerja laut, dan surat susunan perwira.

Kapal tersebut dibawa ke Pangkalan TNI AL Bangka Belitung oleh Tim Kawal KRI Cucut-866 untuk diproses lebih lanjut.

Selain Kapal Motor Zamidah, Koarmabar juga menangkap dua kapal ikan asing berbendera Vietnam yang didapat berada di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Kedua kapal ditangkap KRI Silaspapare-386 saat berpatroli. kapal ikan Vietnam itu terdeteksi KRI dari jarak 5,5 mil, saat didekati, kedua kapal sedang menarik jaring trawl atau pukat. Petugas lalu melakukan pemeriksaan.


Setelah diperiksa, kapal bernomor lambung BV 92764 TS berisi tiga orang anak buah kapal, dengan nakhoda bernama Nguyen Tranh Van. Sementara kapal bernomor lambung BV 92765 TS dengan jumlah ABK 12 orang dan dinahkodai oleh Nguyen Van Nguyui. Kedua kapal lalu dibawa ke dermaga Pos AL Sabang Mawang Lanal Ranai untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga : pramugari paling cantik dan sexy Air Asia di malaysia dan indonesia 2016
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

Tidak ada komentar: