Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat Tarpin Kembali Akan Pecahkan Rekor Dunia Pendakian Berjalan Mundur Ke Puncak Mahameru - Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat

Bebasinaja.com
– Atlit Gimbal Alas Indonesia yaitu saudara Tarpin, akan kembali membuat rekor dunia yaitu pendakian jalan mundur ke puncak Mahameru -Semeru (backward hiking). Seperti yang kita tahu Gimbal Alas Indonesia adalah sebuah komunitas yang peduli terhadap kelestarian kawasan Gunung Semeru dan sekitarnya.



Acara ini akan dilaksanakan selama 8 hari, yaitu start tgl 25 Oktober 2016 dan finish tgl 1 November 2016. Adapun rute yang diambil adalah start kota Malang – Tumpang – Jarak ijo – Bromo- Jemplang – Ranu pani – Ranu Kumbolo – Kalimati – Puncak Mahameru – Kalimati – Ranu Kumbolo – Ranu Pani – Ngadas – Gubuk klakah – Tumpang dan finish di kota Malang. Semua dilakukan dengan langkah mundur dengan bantuan alat spion. Acara ini juga dalam rangka mempromosikan keindahan kawasan Bromo Tengger Semeru sebagai salah satu destinasi wisata unggulan & kampanye untuk membawa turun kembali sampah pendaki Semeru.
Mohon doa, dukungan dan support anda semua. Tuhan bersama para pemberani. Mundurnya langkah bukan berarti mundurnya semangat perjuangan untuk kelestarian kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Tarpin Kembali Akan Pecahkan Rekor Dunia Pendakian Berjalan Mundur Ke Puncak Mahameru


Bebasinaja.com
– Atlit Gimbal Alas Indonesia yaitu saudara Tarpin, akan kembali membuat rekor dunia yaitu pendakian jalan mundur ke puncak Mahameru -Semeru (backward hiking). Seperti yang kita tahu Gimbal Alas Indonesia adalah sebuah komunitas yang peduli terhadap kelestarian kawasan Gunung Semeru dan sekitarnya.



Acara ini akan dilaksanakan selama 8 hari, yaitu start tgl 25 Oktober 2016 dan finish tgl 1 November 2016. Adapun rute yang diambil adalah start kota Malang – Tumpang – Jarak ijo – Bromo- Jemplang – Ranu pani – Ranu Kumbolo – Kalimati – Puncak Mahameru – Kalimati – Ranu Kumbolo – Ranu Pani – Ngadas – Gubuk klakah – Tumpang dan finish di kota Malang. Semua dilakukan dengan langkah mundur dengan bantuan alat spion. Acara ini juga dalam rangka mempromosikan keindahan kawasan Bromo Tengger Semeru sebagai salah satu destinasi wisata unggulan & kampanye untuk membawa turun kembali sampah pendaki Semeru.
Mohon doa, dukungan dan support anda semua. Tuhan bersama para pemberani. Mundurnya langkah bukan berarti mundurnya semangat perjuangan untuk kelestarian kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.