Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat Anggota Fraksi PKB DPRD Riau Desak - Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat
 Politik   - Melihat kinerja pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hari ini kurang maksimal dikarenakan belum terisinya posisi wakil gubernur, Fraksi PKB DPRD Riau mendesak DPP Partai Golkar untuk segera mengirimkan dua nama calon wakil gubernur yang akan dipilih oleh anggota DPRD Riau.

"Hari ini kita lihat, serapan anggaran kita dalam tiga tahun terakhir sangat memprihatinkan. Kinerja pemerintah banyak yang belum terarah, ekonomi masih lemah, makanya dibutuhkan wakil gubernur yang bisa membantu gubernur dalam menjalankan roda pemerintah," kata Abdul Wahid, Ketua Fraksi PKB saat jumpa Pers di Ruang Fraksi PKB, Kamis (17/11/2016).


Lanjutnya lagi, dengan diisinya jabatan wakil gubernur, maka diyakininya bisa memaksimalkan kinerja Pemprov, terutama membantu mewujudkan program yang berkaitan dengan masyarakat Riau. "Hari ini kita berbicara kepentingan masyarakat banyak, masyarakat Riau, bukan golongan tertentu," jelasnya


Lebih lanjut disampaikan politisi PKB ini, untuk posisi wakil gubernur ini, pihaknya tidak mempermasalahkan siapa dan dari mana, karena menurutnya itu sudah menjadi kewenangan Partai Golkar selaku partai pengusung tunggal di pilkada 2014 lalu.

Namun pihaknya menginginkan, calon wakil gubernur nantinya harus bisa bekerja sama dengan gubernur dan mampu menggerakkan semua potensi yang ada. Baik berkaitan dengan anggaran, relasi dan lainnya.

"Partai Golkar diharapkan bisa menunjuk orang yang bisa bekerja secara fisik, memiliki kompeten untuk mendampingi gubernur, dan berkompeten untuk melaksanakan anggaran, suapaya pembangunan di Riau ini beisa lebih maju, Hari ini tidak usah memandang suku dan ras, ini NKRI, siapapun boleh," ungkapnya


Lebih lanjut disampaikannya, untuk calon wakil gubernur nantinya menurut Abdul Wahid, banyak kader partai Golkar yang menurutnya layak dijagokan untuk calon wakil gubernur. Seperti Idris Laena, Sudirman Almon, Ansar Ahmad, Supriati, Masnur, Erizal Muluk dan lainnya.

"Di satu sisi kita tidak punya hak dan wewenang untuk menentukan siapa orangnya. Selaku anggota dewan kita hanya berharap posisi wakil gubernur segera diisi, itu yang kita harapkan," tutupnya.(bide)

Anggota Fraksi PKB DPRD Riau Desak

 Politik   - Melihat kinerja pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hari ini kurang maksimal dikarenakan belum terisinya posisi wakil gubernur, Fraksi PKB DPRD Riau mendesak DPP Partai Golkar untuk segera mengirimkan dua nama calon wakil gubernur yang akan dipilih oleh anggota DPRD Riau.

"Hari ini kita lihat, serapan anggaran kita dalam tiga tahun terakhir sangat memprihatinkan. Kinerja pemerintah banyak yang belum terarah, ekonomi masih lemah, makanya dibutuhkan wakil gubernur yang bisa membantu gubernur dalam menjalankan roda pemerintah," kata Abdul Wahid, Ketua Fraksi PKB saat jumpa Pers di Ruang Fraksi PKB, Kamis (17/11/2016).


Lanjutnya lagi, dengan diisinya jabatan wakil gubernur, maka diyakininya bisa memaksimalkan kinerja Pemprov, terutama membantu mewujudkan program yang berkaitan dengan masyarakat Riau. "Hari ini kita berbicara kepentingan masyarakat banyak, masyarakat Riau, bukan golongan tertentu," jelasnya


Lebih lanjut disampaikan politisi PKB ini, untuk posisi wakil gubernur ini, pihaknya tidak mempermasalahkan siapa dan dari mana, karena menurutnya itu sudah menjadi kewenangan Partai Golkar selaku partai pengusung tunggal di pilkada 2014 lalu.

Namun pihaknya menginginkan, calon wakil gubernur nantinya harus bisa bekerja sama dengan gubernur dan mampu menggerakkan semua potensi yang ada. Baik berkaitan dengan anggaran, relasi dan lainnya.

"Partai Golkar diharapkan bisa menunjuk orang yang bisa bekerja secara fisik, memiliki kompeten untuk mendampingi gubernur, dan berkompeten untuk melaksanakan anggaran, suapaya pembangunan di Riau ini beisa lebih maju, Hari ini tidak usah memandang suku dan ras, ini NKRI, siapapun boleh," ungkapnya


Lebih lanjut disampaikannya, untuk calon wakil gubernur nantinya menurut Abdul Wahid, banyak kader partai Golkar yang menurutnya layak dijagokan untuk calon wakil gubernur. Seperti Idris Laena, Sudirman Almon, Ansar Ahmad, Supriati, Masnur, Erizal Muluk dan lainnya.

"Di satu sisi kita tidak punya hak dan wewenang untuk menentukan siapa orangnya. Selaku anggota dewan kita hanya berharap posisi wakil gubernur segera diisi, itu yang kita harapkan," tutupnya.(bide)

No comments: