TANTE FOUR D

LAGI HEBOH ! FENOMENA VANILA GIRLS,TIPE PSK YANG TENGAH JADI PRIMADONA

Bebasianaja.comBerita TerpercayaBerita TerkiniBerita Unik Berita TerbaruBerita onlineBerita IndonesiaKabar onlineBerita OnlineBerita TerkiniBerita AkuratindonesiaAktual Cepat Akurat

Bebasinaja.com
-
   Tidak hanya perusahan yang melakukan trobosan. Gang Semen, lokalisasi tertua di Kabupaten Bogor pun demikian.


Astrid (bukan nama sebenarnya) bercerita, dia menjual keperawanan kepada seorang cukong di salah satu panti SPA di kawasan Bandara Soekarno Hatta, tempatnya bekerja.


Lokalisasi di kawasan Puncak ini sekarang memiliki barang dagangan baru, yaitu pekerja seks komersial (PSK) yang disebut dengan istilah ‘vanila girls’.


“Di sini ada yang baru namanya vanila girls. Cuman harganya lebih mahal. Tapi dijamin beda,” ujar Maman salah satu germo GS saat ditemui Radar Bogor, Sabtu (19/11) malam.


Vanila girls adalah PSK yang baru melahirkan dan masih menyusui anaknya. Jenis PSK satu ini kini sedang laris-larisnya di Gang Semen.

Baca Juga : 2 SISWI PELAJAR SMA DIPERKOSA TUJUH PRIA


“Ya, perempuan yang baru sebulan dua bulan melahirkan. Dan masih menyusui anaknya. Jadi bisa minum air susu kaya bayi,” katanya sembari menggoda.


Untuk jumlah vanila girls ini masih terbatas. Dari 122 PSK yang mangkal di Gang semen, hanya ada sepuluh yang masuk kategori vanila girls.


Radar Bogor pun mencoba menemui vanila girls Gang Semen dengan nama samaran Sani (25) untuk menggali lebih banyak informasi.


Menurut Sani, fenomena ini baru muncul beberapa minggu yang lalu. Dirinya pun mengaku baru satu bulan terjun ke dunia hitam Gang Semen.

Demi mendapatkan jasa vanila girls, pria hidung belang harus merogok kocek Rp 350 ribu.
“Kalau tarif cuman beda Rp 100 ribu (dari PSK biasa),” tutur Sani, wanita bergicu merah merona itu, kepada Radar Bogor.

Menjadi vanila girls bukan tanpa resiko. Karena baru melalui proses persalinan, alat vital mereka lebih rentan terluka.

Tak jarang para vanila girls harus ke dokter untuk mendapatkan perawatan.“Kalau yang (baru melahirkan) satu bulan itu yang was-was, sering ke dokter untuk berobat karena robek. Tapi kalau dua bulan ke sana sudah aman,”imbuhnya.

Untuk mengurangi agar tidak luka, Sani memiliki trik khusus.

“Ya banyakan oral seks aja. Mainnya paling sepuluh menit,” tuturnya.

Terpisah, praktisi kesehatan Kabupaten Bogor dr Desriza mengatakan, wanita yang baru melahirkan seharusnya tidak melakukan hubungan badan.

Setidaknya selama 41 hari sejak persalianan.


Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

Tidak ada komentar: