TANTE FOUR D

Sempat Mengancam, Kini Duterte Akui Ingin Berdialog dengan Abu Sayyaf

Bebasianaja.comBerita TerpercayaBerita TerkiniBerita Unik Berita TerbaruBerita onlineBerita IndonesiaKabar onlineBerita OnlineBerita TerkiniBerita AkuratindonesiaAktual Cepat Akurat

Bebasinaja.com - Kelompok Abu Sayyaf memang kerap meresahkan warga. Pasukan teroris ini beberapa kali melakukan penculikan pelaut yang berasal dari Filipina, Malaysia dan juga Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte sempat mengancam akan memusnahkan kelompok tersebut. Mereka bahkan telah mengerahkan 10 ribu pasukan ke Filipina selatan.

Namun, upaya tersebut tidak juga berhasil menghentikan aksi Abu Sayyaf menyandera warga. Apalagi, pertempuran yang terjadi bisa saja melukai warga sipil. Mengetahui hal tersebut Duterte akhirnya mencari cara lain.

Baru-baru ini Presiden Filipina ini mengatakan jika pihaknya siap berdialog dengan kelompok Abu Sayyaf. Bahkan Duterte mengaku siap datang sendiri jika memang dibutuhkan.

"Abu Sayyaf, saya siap berdialog dengan mereka. Saya siap membuka perbatasan," ujar Duterte. Saya siap berbicara untuk membuka perbatasan selatan, tidak ada masalah."

Sementara itu, baru-baru ini kelompok Abu Sayyaf kabarnya kembali menculik dua WNI. Pihak Filipina sendiri mengungkap keinginannya untuk bekerja sama dengan Indonesia dan Malaysia untuk menghadapi kelompok teroris tersebut. (wk/kr)
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

Tidak ada komentar: