Bebasinaja.com - JAKARTA Tak perlu mengajak ribuan, bahkan jutaan orang untuk menyampaikan aspirasi.   Contohnya, aksi berani yang dilakukan seorang Max Tangkudung, pria asal Tanah Toar Lumimuut. Bahkan, aksi Max Tangkudung ini layak diacungkan jempol.  Pasalnya, di tengah suhu politik ibukota negara Jakarta yang terus memanas, tuama MInahasa ini ‘nekat’ melakukan demo tunggal.

Dengan mengenakan topi dan sabuk adat minahasa, Max yang berkaos hitam berdiri di bundaran Hotel Indonesia sambil memegang spanduk.  Ada  dua spanduk yang dibawanya, masing-masing bertuliskan “Stop Menjadikan Agama Sebagai Alat Penistaan Manusia” dan “Aku Orang Minahasa. Jangan Kamu Cabut Hakku Sebagai Warga Negara Indonesia Karena Aku Beragama Kristen”.


Aksi Max Tangkudung ini diabadikan dalam foto-foto dan diunggah di akun facebook miliknya.  Dalam waktu singkat foto-foto yang diunggah pada Sabtu (10/12/2016) kemarin itu pun telah dilihat ribuan kali  oleh para netizen.  Tak sedikit pula yang memberikan apresiasi atas aksi berani putra Minahasa tersebut.

Berikut ini beberapa komentar dari pengguna facebook.
Saya salut dan kami siap gabung (Berty Sengkey)
Luar biasa pak… Terharu (Mei Adelina Boru Simanjuntak)

Inilah yang namanya demo damai, santun, tidak mengganggu kepentingan umum.  Bapak ini secara halus dan baik sudah menendang KO para perusak persatuan bangsa ini (Ralf Relins)
Maju Om Max… I Yayat U Santi (If’han Rumambi)

Lebih bermakna, daripada banyak-banyak rebut, perlu biaya, dan banyak kebohongan (Made Sulasmi)

UNBELIEVABLE….! Masih ada orang Indonesia yg se-pemberani anda ! (Herman Muliady)
Ini baru orang Manado biar sendiri tetap berani dan tidak takut siapapun (Martje Lantang)
Saya salut ma keberanian Bpk menyuarakan kebenaran (Made Suardana)
Ini baru namanya pria tangguh berani tampil sendiri….mantap (Jovita Eryta Pareira).* (Fendy)

==========

Inilah Aksi Berani Seorang Tuama Minahasa Di Bundaran HI Jakarta


Bebasinaja.com - JAKARTA Tak perlu mengajak ribuan, bahkan jutaan orang untuk menyampaikan aspirasi.   Contohnya, aksi berani yang dilakukan seorang Max Tangkudung, pria asal Tanah Toar Lumimuut. Bahkan, aksi Max Tangkudung ini layak diacungkan jempol.  Pasalnya, di tengah suhu politik ibukota negara Jakarta yang terus memanas, tuama MInahasa ini ‘nekat’ melakukan demo tunggal.

Dengan mengenakan topi dan sabuk adat minahasa, Max yang berkaos hitam berdiri di bundaran Hotel Indonesia sambil memegang spanduk.  Ada  dua spanduk yang dibawanya, masing-masing bertuliskan “Stop Menjadikan Agama Sebagai Alat Penistaan Manusia” dan “Aku Orang Minahasa. Jangan Kamu Cabut Hakku Sebagai Warga Negara Indonesia Karena Aku Beragama Kristen”.


Aksi Max Tangkudung ini diabadikan dalam foto-foto dan diunggah di akun facebook miliknya.  Dalam waktu singkat foto-foto yang diunggah pada Sabtu (10/12/2016) kemarin itu pun telah dilihat ribuan kali  oleh para netizen.  Tak sedikit pula yang memberikan apresiasi atas aksi berani putra Minahasa tersebut.

Berikut ini beberapa komentar dari pengguna facebook.
Saya salut dan kami siap gabung (Berty Sengkey)
Luar biasa pak… Terharu (Mei Adelina Boru Simanjuntak)

Inilah yang namanya demo damai, santun, tidak mengganggu kepentingan umum.  Bapak ini secara halus dan baik sudah menendang KO para perusak persatuan bangsa ini (Ralf Relins)
Maju Om Max… I Yayat U Santi (If’han Rumambi)

Lebih bermakna, daripada banyak-banyak rebut, perlu biaya, dan banyak kebohongan (Made Sulasmi)

UNBELIEVABLE….! Masih ada orang Indonesia yg se-pemberani anda ! (Herman Muliady)
Ini baru orang Manado biar sendiri tetap berani dan tidak takut siapapun (Martje Lantang)
Saya salut ma keberanian Bpk menyuarakan kebenaran (Made Suardana)
Ini baru namanya pria tangguh berani tampil sendiri….mantap (Jovita Eryta Pareira).* (Fendy)

==========

No comments: