Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno - Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat
Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno

Warga net tanah air sedang riuh dengan munculnya gadis belia asal Indonesia yang menjadi bintang utama film porno yang diproduksi perusahaan di Jepang.


Sera Amane masih berusia 20 tahun. Dia berasal dari Jakarta yang sedang belajar di Tokyo Jepang. 
Sera mulai memasuki dunia film porno sejak bulan Juli lalu.

Kini filmnya mulai dijual terhitung Kamis (7/9/2017) kemarin.

"Dia ditemukan seorang fotografer profesional Jepang di Tokyo lalu diajak main film porno dan bersedia. Lalu diajak ke Jakarta sekalian 

mengunjungi ibunya," ungkap sumber Tribunnews.com, Rabu (6/9/2017).


Usut punya usut ternyata Amane punya pendahulu yang sudah lebih dahulu terjun di dunia film panas, perempuan itu adalah 'Roati', berikut ini kisahnya.
Wanita yang kini berusia 40 tahun itu dikenal dengan nama samaran 'Perempuan Roati' tercatat sebagai warga negara Indonesia pertama yang bermain dalam film porno di Jepang.
"Roati dulu saat main film porno masih berusia 24 tahun dan dijual video pornonya tanggal 8 Maret 2001 produksi Asian Wing," mengutip Tribunnews, Rabu (6/9/2017).
Video VHS yang diproduksi Asian Wing tersebut kini sudah hilang dari pasaran karena sudah 16 tahun lalu dan kalau pun ada terjual di pasaran harganya juga sangat murah sekitar 500 yen.
Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno

"Produsen film porno kerjanya sulit saat ini banyak saingan dan harga jatuh terus. Jadi Asian Wings sang pembuat juga tampaknya sudah bangkrut saat ini tak bisa bertahan lama," tambahnya.
Perputaran film porno di Jepang sangat cepat karena siapa pun kini bisa membuat film porno dan menjualnya ke produsen (maker) film yang besar.
"Jika berhasil terjual, dari pribadi yang buat film porno, paling juga dibeli dengan harga sekitar 100.000 yen karena pembuatan pribadi biasanya amatir kurang profesional dan hasil gambar biasa, penyajian biasa, siapa pun bisa buat film seks," tambahnya.
Namun kalau sudah diproduksi oleh perusahaan besar seperti Momotaro akan menjadi mahal.
Sedangkan tarif pemain film porno yang masih baru paling mahal juga satu juta yen. Itu pun masih dikurangi uang lain-lain," kata dia.
Roati yang memainkan pertama kali di produsen besar Asian Wing (sudah bangkrut) tidak diketahui keberadaannya saat ini.
"Namun diperkirakan masih ada di Jepang dan menikah dengan warga Jepang," tambah sumber itu.
Yang menjadi sorotan utama film Perempuan Roati adalah karakter kulit Asia yang cokelat dan berwajah manis.

Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno

Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno

Warga net tanah air sedang riuh dengan munculnya gadis belia asal Indonesia yang menjadi bintang utama film porno yang diproduksi perusahaan di Jepang.


Sera Amane masih berusia 20 tahun. Dia berasal dari Jakarta yang sedang belajar di Tokyo Jepang. 
Sera mulai memasuki dunia film porno sejak bulan Juli lalu.

Kini filmnya mulai dijual terhitung Kamis (7/9/2017) kemarin.

"Dia ditemukan seorang fotografer profesional Jepang di Tokyo lalu diajak main film porno dan bersedia. Lalu diajak ke Jakarta sekalian 

mengunjungi ibunya," ungkap sumber Tribunnews.com, Rabu (6/9/2017).


Usut punya usut ternyata Amane punya pendahulu yang sudah lebih dahulu terjun di dunia film panas, perempuan itu adalah 'Roati', berikut ini kisahnya.
Wanita yang kini berusia 40 tahun itu dikenal dengan nama samaran 'Perempuan Roati' tercatat sebagai warga negara Indonesia pertama yang bermain dalam film porno di Jepang.
"Roati dulu saat main film porno masih berusia 24 tahun dan dijual video pornonya tanggal 8 Maret 2001 produksi Asian Wing," mengutip Tribunnews, Rabu (6/9/2017).
Video VHS yang diproduksi Asian Wing tersebut kini sudah hilang dari pasaran karena sudah 16 tahun lalu dan kalau pun ada terjual di pasaran harganya juga sangat murah sekitar 500 yen.
Ini 'Roati', Wanita Indonesia Pertama yang Menjadi Aktris Porno

"Produsen film porno kerjanya sulit saat ini banyak saingan dan harga jatuh terus. Jadi Asian Wings sang pembuat juga tampaknya sudah bangkrut saat ini tak bisa bertahan lama," tambahnya.
Perputaran film porno di Jepang sangat cepat karena siapa pun kini bisa membuat film porno dan menjualnya ke produsen (maker) film yang besar.
"Jika berhasil terjual, dari pribadi yang buat film porno, paling juga dibeli dengan harga sekitar 100.000 yen karena pembuatan pribadi biasanya amatir kurang profesional dan hasil gambar biasa, penyajian biasa, siapa pun bisa buat film seks," tambahnya.
Namun kalau sudah diproduksi oleh perusahaan besar seperti Momotaro akan menjadi mahal.
Sedangkan tarif pemain film porno yang masih baru paling mahal juga satu juta yen. Itu pun masih dikurangi uang lain-lain," kata dia.
Roati yang memainkan pertama kali di produsen besar Asian Wing (sudah bangkrut) tidak diketahui keberadaannya saat ini.
"Namun diperkirakan masih ada di Jepang dan menikah dengan warga Jepang," tambah sumber itu.
Yang menjadi sorotan utama film Perempuan Roati adalah karakter kulit Asia yang cokelat dan berwajah manis.

No comments: