Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat Astaga... Ayah Bejat Ini Akui Dua Kali Setubuhi Anak Kandungnya - Bebasinaja.com Berita Terkini dan Terakurat
BEBASINAJA.COM - Sidang perdana kasus pencabulan yang dilakukan, B (45 thn) warga Seipancur, Kecamatan Sungai Beduk Batam, terhadap anak kandungnya sebut saja namanya Angrek (17) di Pengadilan Negeri Batam.

Terlihat sebelum sidang dimulai, korban dan istri terdakwa hadir di persidangan untuk memberikan kesaksianya pada majelis hakim yang menyidangkan perkaranya. 

Dalam penuturan terdakwa Beni pada media ini mengakui, jika ia telah mencabuli anaknya sebanyak dua kali saat berada di kamar rumahnya. Dia juga menceritakan jika perbuatannya akibat sering tidak ketemu shift kerja dengan istrinya.

"Saya, istri dan anak hanya menyewa satu kamar, sehingga tidurnya sama sama.  Sering shift kerja istri tidak ketemu, kalau saya kerja masuk pagi, istri masuk malam dan sebaliknya," kata terdakwa, Selasa (10/10/2017) di PN Batam sebelum sidang.

Awal kejadiannya dua hari setelah habis lebaran. Sebelum pulang ke rumah bersama teman kerja, minum minum di proyek. Kebetulan pekerjaan saya adalah satpam proyek di daerah Kabil Batam. Setelah itu kembali ke rumah dan didalam kamar ada anak sedang tidur sendiri. 

Entah mengapa niat itu muncul dan saya pegangin nenenya tapi anak sempat melawan dan berontak. Kemudian saya ancam akan mengambil hapenya, kebetulan saya yang belikan. Anak jadi takut dan menuruti saja. 

"Posisi saya waktu itu sudah telanjang,  lalu saya buka celana dan bajunya hingga terjadilah. Selama 30 menit menyetubuhi tak nampak ada darah keluar, tapi saya tembakan diluar ke dalam tisu," ujar terdakwa.



Kejadian selanjutnya, dua hari kemudian saya setubuhi lagi ditempat yang sama. Anak itu tidak melawan saat saya masukkan, lupa menariknya sehingga tumpah didalam. Akhirnya melampiaskan nafsu bejat kepada anak. Ujarnya.

Melihat hal yang tidak wajar pada anaknya,  istri terdakwa menyakan apa yang terjadi terhadap anaknya. Awalnya tidak diakui terdakwa, tapi setelah diberitahu bahwa semua kejadianya sudah diceritakan anaknya, terdakwa tidak dapat mengelak lagi hingga dilaporkan pada Polisi.  

Jaksa Penunut Umum menjerat terdakwa Beni, dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan hukuman kurungan penjara di atas lima belas tahun," tutupnya.

Astaga... Ayah Bejat Ini Akui Dua Kali Setubuhi Anak Kandungnya

BEBASINAJA.COM - Sidang perdana kasus pencabulan yang dilakukan, B (45 thn) warga Seipancur, Kecamatan Sungai Beduk Batam, terhadap anak kandungnya sebut saja namanya Angrek (17) di Pengadilan Negeri Batam.

Terlihat sebelum sidang dimulai, korban dan istri terdakwa hadir di persidangan untuk memberikan kesaksianya pada majelis hakim yang menyidangkan perkaranya. 

Dalam penuturan terdakwa Beni pada media ini mengakui, jika ia telah mencabuli anaknya sebanyak dua kali saat berada di kamar rumahnya. Dia juga menceritakan jika perbuatannya akibat sering tidak ketemu shift kerja dengan istrinya.

"Saya, istri dan anak hanya menyewa satu kamar, sehingga tidurnya sama sama.  Sering shift kerja istri tidak ketemu, kalau saya kerja masuk pagi, istri masuk malam dan sebaliknya," kata terdakwa, Selasa (10/10/2017) di PN Batam sebelum sidang.

Awal kejadiannya dua hari setelah habis lebaran. Sebelum pulang ke rumah bersama teman kerja, minum minum di proyek. Kebetulan pekerjaan saya adalah satpam proyek di daerah Kabil Batam. Setelah itu kembali ke rumah dan didalam kamar ada anak sedang tidur sendiri. 

Entah mengapa niat itu muncul dan saya pegangin nenenya tapi anak sempat melawan dan berontak. Kemudian saya ancam akan mengambil hapenya, kebetulan saya yang belikan. Anak jadi takut dan menuruti saja. 

"Posisi saya waktu itu sudah telanjang,  lalu saya buka celana dan bajunya hingga terjadilah. Selama 30 menit menyetubuhi tak nampak ada darah keluar, tapi saya tembakan diluar ke dalam tisu," ujar terdakwa.



Kejadian selanjutnya, dua hari kemudian saya setubuhi lagi ditempat yang sama. Anak itu tidak melawan saat saya masukkan, lupa menariknya sehingga tumpah didalam. Akhirnya melampiaskan nafsu bejat kepada anak. Ujarnya.

Melihat hal yang tidak wajar pada anaknya,  istri terdakwa menyakan apa yang terjadi terhadap anaknya. Awalnya tidak diakui terdakwa, tapi setelah diberitahu bahwa semua kejadianya sudah diceritakan anaknya, terdakwa tidak dapat mengelak lagi hingga dilaporkan pada Polisi.  

Jaksa Penunut Umum menjerat terdakwa Beni, dengan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan hukuman kurungan penjara di atas lima belas tahun," tutupnya.

No comments: